PENGERTIAN DEFINISI PENDIDIKAN, GURU DAN PENDIDIK

pendidikan artikel pendidikan pengertian pendidikan definisi pendidikan pendidikan awal kanak-kanak pendidikan islam suruhanjaya perkhidmatan pendidikan pendidikan moral kepentingan pendidikan


PENGERTIAN DEFINISI PENDIDIKAN, GURU DAN PENDIDIK >> Pendidikan adalah usaha sadar dan sistematis yang dilakukan oleh orang-orang yang diserahi tanggung jawab untuk mempengaruhi peserta didik agar mempunyai sifat dan tabiat sesuai dengan cita-cita pendidikan. Mendidik adalah membantu anak dengan sengaja (dengan jalan membimbing, membantu dan memberi pertolongan) agar menjadi manusia dewasa, bersusila, bertanggungjawab dan mandiri.


Ilmu pendidikan diarahkan kepada perbuatan mendidik yang bertujuan. Tujuan itu ditentukan oleh nilai yang dijunjung tinggi oleh seseorang. Sedangkan nilai itu sendiri merupakan ukuran yang bersifat normatif, maka dapat kita tegaskan bahwa ilmu pendidikan adalah ilmu yang bersifat normatif. Ilmu pendidikan juga memerlukan pemikiran teoritis, yaitu pemikiran yang disusun secara teratur dan sistematis. Suatu sistem terdiri atas komponen-komponen yang disebut sub-sistem.

Dalam proses pendidikan tersebut yang mengambil peran penting adalah pendidik/guru. Disini pendidik sangat berpengaruh terhadap proses pendidikan siswa, sehingga di butuhkan pendidik yang berkualitas dalam proses pendidikan tersebut.

Lalu, Siapakah Guru atau Pendidik itu? 
Sumber: adekroisa.blogspot.com

Guru merupakan pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada jalur pendidikan formal. Tugas utama itu akan efektif jika guru memiliki derajat profesionalitas tertentu yang tercermin dari kompetensi, kemahiran, kecakapan, atau keterampilan yang memenuhi standar mutu atau norma etik tertentu. Siapa guru itu? Secara defenisi sebutan guru tidak termuat dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Di dalam UU No. 20 Tahun 2003, kata guru dimasukkan kedalam genus pendidik. Dalam peraturan pemerintah (PP) No. 74 tahun 2008 tentang guru, sebutan guru mencakup :

  1. Guru itu sendiri, baik guru kelas, guru bidang studi, maupun guru bimbingan konseling atau guru bimbingan karir
  2. Guru dengan tugas tambahan sebagai kepala sekolah, dan
  3. Guru dalam jabatan pengawas.

Istilah guru juga mencakup individu-individu yang melakukan tugas bimbingan dan konseling, supervisi pembelajaran di institusi pendidikan atau sekolah-sekolah negeri dan swasta, teknisi sekolah, administrator sekolah, dan tenaga layanan bantu sekolah (supporting staf) untuk urusan-urusan administratif. Guru juga bermakna lulusan pendidikan yang telah lulus ujian Negara (government examination) untuk menjadi guru, meskipun belum belum secara aktual bekerja sebagai guru.

Secara formal, untuk menjadi professional guru disyaratkan memenuhi kualifikasi akademik minimum dan bersertifikat pendidik. Guru-guru yang memenuhi kriteria profesional inilah yang akan mampu menjalankan fungsi utamanya secara efektif dan efisien untuk mewujudkan proses pendidikan dan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional, yakni berkembangnya poteni peserta didik agar menjadi mansia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga Negara yang demokratis dan bertanggug jawab.

Untuk memenuhi kriteria professional itu, guru harus menjalani profesionalisasi atau proses menuju derajat professional yang sesungguhnya secara terus-menerus, termasuk kompetensi mengelola kelas.  Pengembangan dan peningkatan kompetensi bagi guru yang sudah memiliki sertifikat  pendidik dilakukan dalam rangka menjaga agar kompetensi keprofesian tetap sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya dan/atau olahraga. Pengembangan dan peningkatan kompetensi dimaksud dilakukan melalui sistem pembinaan dan pengembangan keprofesian guru berkelanjutan yang dikaitkan dengan perolehan angka kredit jabatan fungsional.

Pembinaan dan pengembangan profesi guru (PPPG) meliputi pembinaan kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. PPPG dilakukan melalui jabatan fungsional. Sementara itu, pembinaan dan pengembangan karir meliputi penugasan, kenaikan pangkat, dan promosi. Upaya pembinaan dan pengembangan karir guru ini harus sejalan dengan jenjang jabatan fungsional mereka. Pengembangan profesi dan karir tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi dan kinerja guru dalam rangka pelaksanaan proses pendidikan dan pembelajran dikelas dan luar kelas. Upaya peningkatan kompetensi dan profesionalitas ini tentu saja harus sejalan dengan upaya untuk memberikan penghargaan, peningkatan kesejahteraan dan perlindungan terhadap guru.


 

  © Blogger template 'ASIK-For You' by Kumpulan Pengertian Dan Definisi Blog For asikkk Blog untuk Artikel pengertian dan definisi Yang di cari 2012

Blog seputar kehidupan sehari hari yang menyuguhkan informasi yang dicari